Sukabumi-ReaksiNews38

Pengurus Daerah (PD) PWI LS Kabupaten Sukabumi menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama PD PWI LS Kabupaten Majalengka yang didampingi Komandan PW Jawa Barat, Ca Hafidz. Kegiatan tersebut berlangsung di Blok Selamangu RT 03/08, Desa Maja Selatan, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, bertempat di kediaman Kiai Opik Taufikurrohman, Pimpinan Pondok Pesantren Darut Taopik.

Pertemuan ini diisi dengan kajian kitab kuning yang bertujuan memperkuat akidah Ahlussunnah wal Jamaah serta mencegah praktik-praktik khurafat di tengah masyarakat. Sejumlah kyai yang hadir dalam majelis kajian menyatakan dukungan terhadap tesis Syekh Kyai Imadudin Ustman Al-Bantani, yang juga merupakan anggota PWI LS Kabupaten Majalengka.

Ketua PWI LS Kabupaten Sukabumi, Aa Asep Saepul Ulum (Aa Anom), menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari penguatan organisasi PWI LS antar daerah. Ia menegaskan komitmen organisasi dalam menjaga persatuan, merawat sejarah bangsa, serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam pertemuan tersebut juga ditegaskan sikap PWI LS yang menolak segala upaya mengganti ideologi negara atau bentuk negara Indonesia. Menurutnya, kemerdekaan Republik Indonesia merupakan hasil perjuangan bersama seluruh elemen bangsa, baik muslim maupun nonmuslim.

“NKRI adalah harga mati. Indonesia bukan negara khilafah, namun negara yang menjamin umat Islam dapat beribadah dengan aman dan damai. Nilai kebersamaan, keamanan, dan persatuan harus terus dijaga,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan organisasi, PWI LS juga berencana mengawal kegiatan nasional yang akan digelar di Cirebon. Seluruh elemen pejuang Wali Songo Indonesia dijadwalkan hadir untuk mendukung agenda tersebut, yang rencananya akan dihadiri Ketua Umum PWI Indonesia Gus Abas, KH Imadudin Ustman, H Rhoma Irama, serta Abah Setu.

PWI LS berharap kegiatan ini dapat menjadi pencerahan bagi generasi bangsa agar senantiasa mencintai sejarah, budaya, dan keutuhan Negara Republik Indonesia, serta menjaga Indonesia sebagai negara yang aman, damai, dan sejahtera.

Pewarta:Abut Mahpudin